SERBUAN TERITORIAL YONIF 643/WNS BERSAMA KARYAWAN PLTU SANGGAU

BATALYON INFANTERI 643/WNS

_DSC2333_DSC2357

LATIHAN KEPEMIMPINAN & BELA NEGARA KARYAWAN PLTU SANGGAU DI MAYONIF 643/WNS

Pada tanggal 10 s.d 21 November 2014 lalu telah diselenggarakan latihan kepemimpinan dan bela Negara bagi karyawan PLTU Sanggau di Mayonif 643/Wns. Latihan ini merupakan salah satu sarana implementasi dari serbuan teritorial Yonif 643/Wns terhadap komponen-komponen bangsa. Karyawan PLTU Sanggau yang mengikuti latihan ini berjumlah 46 pria dan 1 wanita yang merupakan karyawan baru. Sebelum latihan ini dibuka, para peserta diwajibkan melaksanakan tradisi masuk satuan yaitu berjalan kaki sekitar 1 km menuju Mayonif 643/Wns. Hal tersebut dimaksudkan agar menumbuhkan sikap kebanggaan terhadap diri mereka sendiri karena dapat melewati segala macam rintangan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Setelah melaksanakan tradisi, latihan dibuka oleh Wadan Yonif 643/Wns, Mayor Inf Erwan Susanto sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya beliau menjelaskan tujuan yang diharapkan dalam latihan ini yaitu dapat menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap bangsa Indonesia serta perusahaan, rasa percaya diri, serta…

Lihat pos aslinya 206 kata lagi

Iklan

ENAM ORANG PRAJURIT YONIF 643/WNS MENGIKUTI UJIAN TINGKAT “DAN” INKAI DI PONTIANAK

????    ???????????????????????????????

GASHUKU & UJIAN KENAIKAN TINGKAT “DAN” INKAI

Bela diri merupakan salah satu keterampilan yang sangat penting bagi seorang prajurit, bukan hanya sebagai bekal di medan operasi saja namun dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Salah satu bela diri yang sudah dikenal adalah KARATE. Bagi prajurit Yonif 643/Wns KARATE merupakan salah satu dasar bela diri yang harus dikuasai selain bela diri militer atau Yong Moo Do. Pada tanggal 20-23 Nopember lalu  6 orang prajurit Yonif 643/Wns mengikuti ujian tingkat “DAN” di Pontianak yaitu Ujian tingkat DAN II : Lettu Inf Galeh Satriadi dan Serda Dwi serta Ujian tingkat DAN I : Serda Hendri, Serda Jefri, Serda Sukarmiza, dan Prada Zaini.

Seluruh peserta dikarantina di Asrama Balai Koperasi Pontianak selama 4 hari. Latihan dilaksanakan mulai pukul 05.00 – 10.00 WIB dan kemudian dilanjutkan lagi dari pukul 13.00 – 17.00 WIB. Tim Penguji didatangkan dari Jakarta yaitu Sensei Stephanus (DAN VIII), Sensei Renhard (DAN VIII). Adapun Dewan Guru yang berasal dari Pontianak yaitu Sensei Harsadi Kasim (DAN VII) serta Sensei Viktor (DAN VII).

Sebelum kembali ke satuan para Dewan Guru sempat berpesan kepada kami, ” PELIHARA TERUS KEMAMPUAN BELA DIRI DAN LATIHKAN KEPADA SELURUH ANGGOTA AGAR TNI AD SELALU TETAP KOKOH DAN JAYA DI MEDAN TUGAS SERTA TETAP RENDAH DIRI”.

Salam KARATE…….Osh…..

SERBUAN TERITORIAL YONIF 643/WNS BERSAMA KARYAWAN PLTU SANGGAU

_DSC2333 _DSC2357

LATIHAN KEPEMIMPINAN & BELA NEGARA KARYAWAN PLTU SANGGAU DI MAYONIF 643/WNS

Pada tanggal 10 s.d 21 November 2014 lalu telah diselenggarakan latihan kepemimpinan dan bela Negara bagi karyawan PLTU Sanggau di Mayonif 643/Wns. Latihan ini merupakan salah satu sarana implementasi dari serbuan teritorial Yonif 643/Wns terhadap komponen-komponen bangsa. Karyawan PLTU Sanggau yang mengikuti latihan ini berjumlah 46 pria dan 1 wanita yang merupakan karyawan baru. Sebelum latihan ini dibuka, para peserta diwajibkan melaksanakan tradisi masuk satuan yaitu berjalan kaki sekitar 1 km menuju Mayonif 643/Wns. Hal tersebut dimaksudkan agar menumbuhkan sikap kebanggaan terhadap diri mereka sendiri karena dapat melewati segala macam rintangan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Setelah melaksanakan tradisi, latihan dibuka oleh Wadan Yonif 643/Wns, Mayor Inf Erwan Susanto sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya beliau menjelaskan tujuan yang diharapkan dalam latihan ini yaitu dapat menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap bangsa Indonesia serta perusahaan, rasa percaya diri, serta kepemimpinan lapangan yang nantinya akan bermanfaat di lingkungan pekerjaan para peserta latihan.

_DSC2400  _DSC2385

Selama dua minggu para peserta diberikan berbagai macam pembekalan baik teori maupun praktek lapangan. Pembekalan teori tersebut berupa pengetahuan tentang Proxy War, Wawasan Nusantara, Organisasi TNI AD, dan Kepemimpinan Lapangan. Sedangkan materi praktek lapangan para peserta diberikan berbagai macam keterampilan yaitu permildas, survival, navigasi darat, bela diri, mountaineering, dan menembak. Selain itu, untuk menumbuhkan kedisiplinan dan kebersamaan maka dilaksanakan bimbingan dan pengasuhan oleh para pelatih, salah satunya dengan yel yel.

_DSC2771   _DSC2683

_DSC0264   _DSC2555Selama beberapa hari latihan, para peserta mulai terlihat perubahan baik dari sikap, mental, kepercayaan diri, bahkan jiwa kepemimpinan mereka. Hal inilah yang diharapkan dari adanya pelatihan ini agar terbentuknya komponen cadangan dalam rangka pembinaan teritorial.

Pada akhirnya tanggal 21 November 2014 latihan ini pun ditutup dan para peserta diserahkan kembali kepada pihak PLTU Sanggau. Tidak sedikit dari para peserta yang meneteskan air mata sebagai tanda keharuan mereka karena meninggalkan Batalyon Infanteri 643/Wns. Namun, dengan berakhirnya latihan tersebut, bukan berarti berakhir pula hubungan silaturahmi antara prajurit Yonif 643/Wns dengan para peserta latihan.

_DSC0467

“TERIMA KASIH PARA PELATIH YANG TELAH MENGAJARKAN KAMI BANYAK HAL DALAM MENGHADAPI TANTANGAN KE DEPAN, SUKSES SELALU BATALYON INFANTERI 643/WANARA SAKTI”, ucapan salah satu peserta sebelum meninggalkan Batalyon Infanteri 643/Wns.

DISIPLIN, WASPADA, BERHASIL